Hermes Palomino, Junior Timbo, dan Faysal Shayesteh
Tiga pemain asing seleksi Persija Jakarta.
Mubazirnya Persija Gelar Seleksi Pemain Asing
Selasa, 02 Januari 2018 | 11:22     1424 Kali

Jacatra.net - Persija Jakarta termasuk salah satu peserta Liga 1 2018 yang memulai persiapan dengan cepat. Tercatat, delapan pemain lokal bergabung pasca sebulan setelah kompetisi musim lalu berakhir.

Tim berjuluk Macan Kemayoran ini juga berhasil mengikat dua pemain asing. Akan tetapi, terindikasi dugaan kejanggalan pada proses perekrutan legiun impor.

Dua pemain asing yang diikat tidak mengikuti proses seleksi. Setelah lolos tes medis, Jaimerson da Silva Xavier langsung disodorkan kontrak selama semusim.

Tidak jauh berbeda dengan Jaime, Marko Simic juga bergabung tanpa proses pemantauan tim pelatih. Setibanya di ibu kota, penyerang asal Kroasia ini menandatangani perjanjian kerja sama dengan durasi dua tahun.

Adapun sebelumnya, Persija pernah menggelar seleksi pemain asing. Tiga personil berebut empat slot legiun impor. Tapi setelah peresmian Jaime dan Simic, satu per satu perlahan dicoret.

Ketiga pemain asing yang mengikuti seleksi di Persija adalah Jorge de Araujo Soares Junior (Brasil), Faysal Shayesteh (Afghanistan), dan Hermes Manuel Palomino Farinez (Venezuela). Mereka dipantau pelatih Stefano Cugurra Teco dalam kurun waktu yang hampir bersamaan.

Hermes menjadi nama pertama yang terpingggirkan dari proses masuk skuat Macan Kemayoran. Pasalnya, mantan pemain kasta ketiga Liga Finlandia ini kalah bersaing dengan Simic. Sebab, keduanya sama-sama bertipe sebagai penyerang tengah.

Jorge Soares alias Junior Timbo menjadi tumbal selanjutnya proses seleksi yang diadakan Persija. Usai berlatih selama sepekan, playmaker berusia 27 tahun ini tak kunjung mendapat kepastian terkait masa depannya. Pada akhirnya, Timbo memutuskan out dari seleksi Persija.

Setelah Timbo memilih untuk tidak melanjutkan seleksi, angin segar menghampiri Faysal, yang notabene memiliki peran mirip dengan gelandang asal Brasil itu. Bahkan, Gede Widiade selaku Direktur Utama Persija sempat berujar, kans Faisal cukup besar untuk bergabung dengan Macan Kemayoran.

Nah, kejanggalan yang ditemukan semakin menguat tatkala Persija memberikan sinyal bakal mendepak Faysal dari proses seleksi. Kapten tim nasional (Timnas) Afghanistan ini dianggap tidak cocok dalam racikan strategi Teco.

”Saya belum bertemu Pak Gede, tapi sepertinya tidak jadi. Bisa dilihat saja besok (hari ini-red), kalau Faysal tidak berlatih artinya tidak jadi,” ujar agen yang menanungi Faysal, Afri Marzelli.

Lalu, untuk apa menggelar seleksi kalau ujungnya tidak menemukan pemain yang tepat? Lantas, apakah Jaime dan Simic bakal memberikan jaminan kualitas melebihi pemain yang diseleksi? Belum tentu.

Lucunya, pemilihan pemain asing yang mengikuti seleksi bukanlah permintaan dari Teco. Manajemen memiliki kewenangan penuh mendatangkan pemain asing untuk dijajal lebih dulu kemampuannya.

"Pemain yang datang merupakan rekomendasi dari manajemen. Semua pemain asing yang nantinya akan datang bawaan dari manajemen," ujar Teco pada latihan perdana Persija, 18 Desember 2017 lalu.

Bukan pada musim ini saja Persija terlihat mubazir menggelar seleksi. Tengok pada awal 2017, Macan Kemayoran juga banyak mengetes muka 'bule', tapi tak satupun yang bikin klub ibu kota kesengsem.

Selain Willian Pacheco, Luis Junior, Rohit Chand, dan Bruno Lopes merapat tanpa melalui serangkaian tes uji kualitas. Keempat pemain yang tidak dipertahankan untuk musim depan tersebut tidak lahir dari produksi proses seleksi.

Pada 5 Januari nanti, Macan Kemayoran sudah harus mendaftarkan skuat untuk mengarungi Piala AFC 2018. Tapi sampai dengan tiga hari sebelum tenggat waktu, Persija masih terus dalam upaya pencarian demi melengkapi slot empat pemain asing.

  • Sumber :
Sebarkan:
Terbaru
TERPOPULER